Alhamdulillah kita masih di beri kesempatan Allah untuk merasakan tahun baru dalam hitungan Kalender Hijriah.
Met Tahun Baru 1 Muharram 1433 H.
Semoga Allah senantiasa membimbingkan kita menjadi insan yang lebih baik.
Dan golongan yang mencintai untuk memperbaiki kualitas diri dan manfaat bagi kehidupan, sebagai wujud cintanya kepada Sang Pemilik Kebaikan.
Rosulullah mengajarkan kepada kita agar kita senantiasa memperbaiki kualitas hidup kita sebagai hamba Allah. Dan senantiasa aktif untuk mengembangkan aspek potensi amanah yang Allah berikan kepadanya. Untuk memperbaiki kualitas hidup kita, selain bisa belajar secara langsung melalui sederetan proses yang mendewasakan kita, kita juga bisa belajar langsung dari hikmah hidup orang lain.
Kali ini aku ingin berbagi tentang hikmah besar dari salah seorang tokoh hebat di dunia, yang telah meninggal beberapa bulan lalu, beliau adalah Steve Jobs, tentu para gadget mania tak asing dengan namanya, karena beliau adalah penemu I Pad yang fenomenal.
“Stay Hungry ... Stay Foolish”
Itulah salah satu motto hidup beliau yang membuat beliau bersemangat untuk berinovasi di bidang technology yang modern, simple, namun multimanfaat.
Stay Hungry Merasa Lapar, Stay Foolish Merasa Bodoh
Mungkin bagi sebagian besar orang merasa lapar dan bodoh adalah sesuatu yang amat tidak menyenangkan namun Steven Jobs merubahnya sebagai sebuah motivator untuk menjadi orang yang hebat.
Stay Hungry ...
Orang yang merasa lapar maka secara otomatis akan berusaha untuk mencari sesuatu yang bisa dia makan, dan untuk mendapatkannya di perlukan usaha, di mana usaha tersebut akan berbanding lurus dengan apa yang bisa kita dapat, yang tak sekedar usaha yang keras tapi juga cerdas..
Stay Foolish...
Produk Apple yang cukup fenomenal tersebut bergambar sebuah apel yang di gigit di salah satu sisinya, hal tersebut ternyata mengisyarakatkan bahwa apel tersebut ibarat ilmu, kita tidak bisa memakan semua apel tersebut, kecuali dengan memakannya sedikit demi sedikit, proses makan tersebut sama seperti proses belajar, Orang yang merasa bodoh, dia akan terpacu untuk belajar lebih tahu, dengan mengoptimalkan potensi diri yang di miliki, semakin dia banyak tahu, dia akan semakin merasa bodoh karena banyak hal yang harus dia pelajari dalam hidup ini.
Dalam sebuah ringkasan Peta Pikiran yang kuperoleh di internet mengenai Steve Jobs ini yang memandangnya sebagai Icon, Legend, Creator dan seorang yang Genius
1. Icon
Sebagai Icon beliau terkenal dengan tokoh yang:
Transformational, sebagai tokoh perubahan kunci sangat sederhana yakni menjadi apa yang dia alami “hari ini” adalah sesuatu yang menakjubkan sekaligus sesuatu yang lebih baik dari hari kemarin
Insprirational, sebagai Tokoh yang sering kali memberikan inspirasi bagi penemu yang lain kuncinya adalah dengarkan kata hatimu
Revolutionary, satu kutipan tentang dirinya yakni “Your time is limited so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma – which is living with results of other people’s thinking. Don’t let let the noise of the other’s opinions drownout your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition”.
2. Legend
Sebagai Legenda, peranan beliau di kenal sebagai Leader ( pemimpin), Teacher ( guru ), Mentor (pendamping ), fungsi kepemimpinan yang dia miliki dia delegasikan dalam bentuk pengajaran kepada anak buahnya, dan beliau tak sekedar mengajari dengan teori, namun dalam prakteknya beliau mendampingi para murid-muridnya sebagai fungsi pengawas.
Kata-kata inspirasional yang beliau katakana yang berkaitan dengan hal tersebut adalah
“Do you want to spend the rest of your life selling sugared water, or do you want a chance to change the world?”
“What Small step can i take today that could change the world?”
“If today were the last day of my life, would I do what I’am about to do today?”
3. Creator
Sebagai seorang pencipta atau penemu beliau dikenal:
Rule Breaker, beliau memecahkan aturan yang ada
“What oppurtunity does this setback present me With?”
Thinker, beliau berfikir jauh ke depan dengan melihat apa yang di butuhkan oleh zaman, dan tak sekedar di butuhkan tapi lebih pada nilai manfaat dari apa yang nanti akan dia hasilkan
“What is good and positive about this experience?”
Innovator, beliau menciptakan inovasi baru dan beliau membuktikannya. Satu hal yang dia pegang sebagai seorang innovator yang hebat yakni “Jangan pernah kehilangan kepercayaan”
“Sometimes life hits you in the head with a brick. Don’t lose faith”
4. Genius
Sebagai seorang yang Genius apa yang dia ciptakan harus mencakup tiga hal yakni “Unique, Exceptional dan Rare”. Kunci dari kejeniusannya adalah dia mencintai apa yang di jalani dan dia menekuninya.
“The only way to do great work is to love what you do”
“I’m convinced that about half of what separates the successful entrepreneurs from the non-successful ones is pure perseverance”
Tahun baru hijriah tak sekedar tahun baru yang membuka peluang baru dengan rangkaian kasih sayang Allah di dunia ini, tapi juga sebuah tantangan bagi kita kaum muslimin agar bisa berpacu bersama sang waktu agar lebih baik lagi dalam segala aspek kehidupan. Tahun 1432 H telah berlalu dan insya Allah tahun 1433 H menanti kita dan menyapa kita dengan salamnya
Akulah sang waktu,
yang tak satupun orang bisa menggenggam diriku
kecuali orang-orang yang beruntung,
yang berhati-hati dalam setiap langkahnya
Orang yang takut pada Rabb nya
Dan tahu apa yang dia cari dan kemana dia akan mengakhirinya
Karena ketika aku berlalu kalian tak akan bisa menarik diri kembali
Dan sungguh beruntung orang-orang yang bisa menggengamku
“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”
Qs Al Ashr 1 -3
Semoga bermanfaat